Rumores Buzz em orgasme

Ketika Anda klimaks tetapi tidak mengeluarkan atau mengeluarkan sangat sedikit air mani, Anda mungkin mengalami sebuah kondisi yang disebut dengan dry orgasm atau orgasme kering. 

BBC Mundo mewawancarai sejumlah ahli untuk membahas beberapa cara yang dapat membantu perempuan mengalami orgasme.

Meski terbilang normal, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi kepada dokter jika Anda belum pernah merasakan salah satu dari berbagai jenis orgasme di atas.

Orgasmic disorders can lead to distress, frustration, and feelings of shame, both for the person experiencing the symptoms and their sexual partner.

More research is required to understand what factors can affect a person’s ability to experience multiple orgasms.

People of any gender may also experience orgasm disorders, such as premature ejaculation or an inability to orgasm. If people have any concerns regarding their orgasms, they can speak with a doctor or sex therapist.

They reported more sexual pleasure when they thought it was the woman touching them than the man, and this was reflected in their MRI scans with greater arousal of their somatosensory cortex. It can be therefore concluded that the thighs are an area that can cause sexual stimulation when touched.

Bare ud fra det billede kan mange vibrador para clitoris hurtigt analysere sig frem til en stereotyp situation: Et samleje, hvor manden fik orgasme, mens kvinden fik nul og niks.

Penelitian membuktikan bahwa setiap orang dapat mengalami klimaks yang berbeda berdasarkan faktor fisiologis dan kondisi kesehatan. Klimaks tidak hanya mengacu pada penetrasi penis ke dalam vagina saja tetapi juga sentuhan di bagian tubuh tertentu.

Orgasme adalah kondisi ketika Anda mencapai puncak kenikmatan saat berhubungan seksual. Biasanya, orgasme ini terasa sangat nikmat. 

Selain memijat area puting, Anda juga bisa memberikan sentuhan pada area payudara dan perut pasangan. Tanyakan pada pasangan Anda, mana area tubuhnya yang terasa paling sensitif saat bercinta.

The Impact of Race and Ethnicity on Orgasm A new study reveals orgasmic frequencies by race. Breaking down cultural taboos and stereotypes, this research unveils the surprising dynamics of pleasure.

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Pakai pelumas. Makin lama dirangsang, klitoris akan makin sensitif dan mungkin Anda pun sulit melanjutkan. Basahi jari atau alat bantu dengan pelumas, dan tekankan dengan pelan di area yang Anda rangsang. Terus senangkan diri Anda sendiri sampai mencapai orgasme.[7] X Teliti sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *